Travertine, Batu Alam yang Estetis untuk Bahan Bangunan

Selain Marmer dan Granit yang sudah dikenal khalayak umum, ada satu batu alam yang menarik untuk dibahas sebagai material bahan bangunan untuk sebuah hunian. Batu tersebut adalah travertine, batuan ini terbentuk karena proses pengendapan kalsium karbonat yang ditemukan di mulut sumber air panas atau di gua kapur. Travertine mempunyai karakteristik yang berbeda dari batu alam lainnya yaitu memiliki lubang-lubang alami serta guratan pada permukaannya. Hal ini lah yang menentukan kualitas dari travertine. Biasanya semakin sedikit lubang yang dimiliki semakin bagus kualitasnya dan harganya juga semakin mahal. Begitu juga sebaliknya semakin banyak lubang yang dimiliki kualitasnya semakin berkurang begitupun harganya.

Lantai Travertine, Foto oleh Jean van der Meulen dari Pexels

Travertine termasuk salah satu batu alam impor karena hanya terdapat dibeberapa negara saja seperti Italia, Turki, Meksiko, dan Peru. Warna-warna travertine ada beberapa macam seperti putih, coklat dan beberapa variasi warna krem. Travertine dapat diaplikasikan dalam bahan bangunan seperti tangga, lantai, serta dinding ruangan. Selain itu travertine juga bisa diaplikasikan pada area outdor. Jadi travertine bisa menjadi salah satu pilihan batu alam menarik untuk diaplikasikan pada hunian sebagai bahan material bangunan.